Pesantren Tahfidz Hamasah dan Adaptasi Penerimaan Santri Baru di Tengah Pandemi Covid-19

Pesantren Tahfidz Hamasah merupakan lembaga pendidikan Islam yang berfokus pada pembinaan hafidz dan hafidzah Al-Quran. Setiap tahunnya, pesantren ini menerima santri baru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, pada tahun 2020 hingga 2021, penerimaan santri baru di Pesantren Tahfidz Hamasah mengalami tantangan yang cukup besar akibat pandemi Covid-19.

Tantangan utama dalam penerimaan santri baru di Pesantren Tahfidz Hamasah selama pandemi adalah masalah kesehatan. Pihak pesantren harus memastikan bahwa para santri yang datang dalam keadaan sehat dan tidak membawa virus Covid-19. Oleh karena itu, protokol kesehatan yang ketat harus diterapkan mulai dari proses seleksi hingga kedatangan santri di pesantren.

Selain itu, pembatasan sosial juga mempengaruhi proses penerimaan santri baru. Pada tahun 2020, pihak pesantren harus membatalkan program penerimaan santri baru secara langsung dan menggantinya dengan program seleksi secara online. Para calon santri diwajibkan mengikuti tahapan seleksi yang dilakukan secara daring, seperti tes tahfidz dan wawancara.

Namun, di tengah kondisi yang sulit ini, Pesantren Tahfidz Hamasah berhasil menemukan solusi untuk dapat terus menjalankan tradisi penerimaan santri baru dengan aman dan sehat. Salah satu solusinya adalah dengan mengurangi jumlah santri baru yang diterima dan menambah waktu seleksi secara online.

Pihak pesantren juga memastikan bahwa seluruh area pesantren selalu bersih dan terjaga kebersihannya, serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik.

Selain itu, pihak pesantren juga melakukan penyesuaian dalam program pembinaan dan pengajaran kepada para santri. Selama pandemi, kegiatan pembinaan dan pengajaran di Pesantren Tahfidz Hamasah dilakukan secara online melalui aplikasi video conference.

Walaupun penerimaan santri baru di Pesantren Tahfidz Hamasah mengalami tantangan yang cukup besar selama pandemi, namun pihak pesantren berhasil menemukan solusi yang tepat untuk menjalankan tradisi ini dengan tetap menjaga kesehatan dan keselamatan para santri. Dengan upaya ini, Pesantren Tahfidz Hamasah terus mengukir prestasi dan menjaga tradisi keislaman yang kuat dalam pendidikan hafidz dan hafidzah Al-Quran.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top