Penerimaan Santri Baru Pesantren Tahfidz Hamasah di Masa Pandemi: Tantangan dan Solusi

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga sektor pendidikan. Banyak lembaga pendidikan, termasuk pesantren, harus menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan kegiatannya di tengah pandemi ini. Salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh Pesantren Tahfidz Hamasah adalah bagaimana menjalankan tradisi penerimaan santri baru di masa pandemi ini.

Tradisi penerimaan santri baru di Pesantren Tahfidz Hamasah selalu dijalankan dengan penuh keceriaan dan kebersamaan. Namun, di masa pandemi ini, berbagai pembatasan dan protokol kesehatan harus dijalankan agar kegiatan tersebut tidak menyebabkan penyebaran virus Covid-19. Meskipun begitu, Pesantren Tahfidz Hamasah tetap berusaha untuk menjalankan tradisi penerimaan santri baru dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Salah satu solusi yang diambil oleh Pesantren Tahfidz Hamasah adalah dengan mengadakan penerimaan santri baru secara daring. Pendaftaran dilakukan secara online, dan seleksi dilakukan dengan cara wawancara melalui video call. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan kontak fisik dan mengurangi risiko penyebaran virus.

Setelah melalui tahap seleksi, santri baru yang diterima kemudian diwajibkan untuk menjalani karantina mandiri selama dua minggu di rumah masing-masing sebelum akhirnya masuk ke pesantren. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa santri baru dalam keadaan sehat dan tidak membawa virus Covid-19 ke dalam lingkungan pesantren.

Setelah selesai menjalani karantina mandiri, santri baru kemudian diperbolehkan masuk ke pesantren. Namun, protokol kesehatan harus tetap dijalankan dengan ketat, seperti menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan secara teratur. Santri baru juga diwajibkan untuk menjalani tes Covid-19 sebelum masuk ke pesantren.

Meskipun penerimaan santri baru di masa pandemi ini menghadirkan berbagai tantangan, Pesantren Tahfidz Hamasah berhasil mengatasinya dengan baik. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, Pesantren Tahfidz Hamasah berhasil menjalankan tradisi penerimaan santri baru dengan tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan para santri dan staf pesantren.

Penerimaan santri baru adalah momen penting bagi Pesantren Tahfidz Hamasah dalam mengembangkan potensi para santri dan memperkuat kader-kader penghafal Al-Quran. Dalam kondisi apapun, Pesantren Tahfidz Hamasah selalu berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik untuk para santri dan masyarakat sekitar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top